Ragam Sistem Sirkulasi Peredaran Darah Hewan Vertebrata

11 views

OhMyWeb.Info – Ragam Sistem Sirkulasi Peredaran Darah Hewan Vertebrata, Ragam Sistem Sirkulasi Peredaran Darah Hewan Vertebrata

Ragam Sistem Sirkulasi Peredaran Darah Hewan Vertebrata

Vertebrata adalah subfilum dari Chordata, mencakup semua hewan yang memiliki tulang belakang yang tersusun dari vertebra. Mereka adalah subfilum terbesar dari Chordata. Berbeda dengan Invertebrata atau Avertebrata, yaitu sebuah istilah yang diungkapkan oleh Chevalier de Lamarck untuk menunjuk hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Invertebrata mencakup semua hewan kecuali hewan vertebrata (pisces, reptil, amfibia, aves, dan mamalia). Contoh invertebrata adalah serangga, ubur-ubur, hydra, cumi-cumi, dan cacing. Invertebrata mencakup 97 persen dari seluruh anggota kingdom Animalia.

African Pygmy Goat 001
By Ltshears – Trisha M Shears (Karya sendiri) [Public domain], via Wikimedia Commons

Tahukah Anda, hewan vertebrata memiliki sistem sirkulasi atau peredaran darah tertutup karena memiliki pembuluh darah. Beberapa contoh hewan vertebrata yaitu sapi, kambing, harimau, kucing, badak, jerapah, cicak, komodo, tikus, kelelawar, dan burung. Komponen-komponen penting dalam peredaran darah hewan vertebrata adalah jantung, arteri, vena dan kapiler.

1. Arteri
Arteri atau pembuluh nadi merupakan pembuluh darah yang membawa darah dari jantung. Fungsi ini bertolak belakang dengan fungsi pembuluh balik yang membawa darah menuju jantung. Pembuluh arteri memiliki dinding yang tebal karena terdiri dari tiga lapisan yaitu:

  • Lapisan dalam. Lapisan ini disebut juga lapisan tunika intima, lapisan ini hanya terdiri dari satu lapisan yang disebut lapisan sel endotelia
  • Lapisan tengah. Lapisan ini disebut juga lapisan tunika media, lapisan ini terdiri dari serabut otot dan
  • Lapisan luar. Lapisan ini disebut juga lapisan tunika adventia atau eksterna, lapisan ini terdiri dari jaringan dan serabut kolagen

Pembuluh arteri memiliki diameter yang berbeda-beda. Pembuluh arteri besar disebut Aorta, lebih kecil dari aorta disebut arteri dan yang paling kecil arteriola

2. Vena
Vena atau pembuluh balik merupakan pembuluh darah yang mengembalikan darah dari seluruh tubuh ke jantung. Darahnya banyak mengandung karbon dioksida. Umumnya terletak dekat permukaan tubuh dan tampak kebiru-biruan. Dinding pembuluh ini tipis dan tidak elastis. Vena memiliki tiga lapisan seperti arteri namun lebih tipis sehingga kurang elastis. Pembuluh ini lebih mudah dikenali karena terdapat di permukaan tekanan darah di pembuluh balik lebih rendah dibandingkan di pembuluh nadi dan di sepanjang pembuluh balik terdapat katup (valvula semilunaris) yang menjaga darah agar tidak kembali. Pembuluh vena yang masuk ke jantung adalah sebagai berikut:

  • Vena cava. Ini adalah vena utama dalam tubuh yang membawa darah yang mengandung banyak karbon dioksida dari kepala dan anggota tubuh bawah ke serambi kanan jantung. Vena cava bercabang menjadi lebih kecil disebut vena, vena bercabang lagi menjadi venula.
  • Vena kava superior. Ini adalah pembuluh darah yang menerima darah dari kepala dan kedua tangan. Vena ini membawa darah yang mengandung banyak karbon dioksida dari tubuh bagian atas (kepala, leher dan lain-lain.) ke serambi kanan jantung.
  • Vena kava inferior. Ini adalah pembuluh darah yang menerima darah dari badan dan kedua kaki. Vena ini membawa darah yang mengandung banyak karbon dioksida dari bagian tubuh lainnya dan tubuh bagian bawah ke serambi kanan jatung.
  • Vena pulmonalis. vena ini membawa darah yang banyak mengandung oksigen dari paru-paru ke serambi kiri jantung.

3. Kapiler
Pembuluh darah kapiler adalah pembuluh darah terkecil di tubuh yang menghubungkan arteriola dan venula, dan memungkinkan pertukaran air, oksigen, karbon dioksida, serta nutrien dan zat kimia sampah antara darah dan jaringan di sekitarnya. Pembuluh kapiler hanya mempunyai satu lapisan yaitu lapisan sel endotelial. Oleh sebab itu pembuluh kapiler sangat tipis dan fermiabel sehingga dapat terjadi pertukaran zat di pembuluh kapiler ini. Pembuluh ini mempunyai fungsi sebagai penghubung arteri dan vena. Sebagai tempat terjadinya pertukaran zat. Sebagai absorbsi nutrisi pada usus. Sebagai filtrasi pada ginjal. Sebagai tranmisi absorbsi kelenjar.

4. Jantung vertebrata
Jantung terdiri atas serambi dan bilik. Serambi adalah bagian yang menerima darah, sedangkan bilik adalah bagian yang memompa darah ke luar dari jantung. Jantung pada hewan vertebrata sering disebut jantung berkamar karena memiliki ruang yang disebut atrium (serambi) dan ventrikel (bilik), terdapat perbedaan jumlah ruang pada lima filum hewan vertebrata, seperti:

  • Pisces. Pada pisces hanya terdapat dua ruang saja yaitu satu atrium dan satu ventrkel. Namun memiliki ruang tambahan yang disebut sinus venosus. Jadi pada pisces hanya terdapat satu jalur peredaran darah yang disebut peredaran darah tunggal.
  • Amphibi. Pada amphibi jantung sudah memiliki tiga ruang yaitu dua atrium dan satu ventrikel, sehingga di ventrikel masih terjadi pencampuran darah.
  • Reptil. Jantung pada reptil hampir sama seperti amphibi dan hanya memiliki tiga ruang, namun pada reptil sudah terdapat dinding yang tipis pada ventrikel sehingga darah tidak tercampur.
  • Aves. Jantung pada aves sudah sempurna karena memiliki empat ruang yaitu dua ventrikel (ventrikel kanan dan kiri), dan dua atrium (atrium kanan dan kiri), sehingga tidak terjadi pencampuran darah.Jantung pada aves relatif lebih besar jika dibanding dengan jantung vertebrata yang sebelumnya.
  • Mamalia. Jantung pada Mamalia hampir sama seperti aves dan sudah sempurna karena memiliki empat ruang yaitu dua ventrikel (ventrikel kanan dan kiri), dan dua atrium (atrium kanan dan kiri).

Sistem sirkulasi darah atau sistem kardiovaskular adalah suatu sistem organ yang berfungsi memindahkan zat ke dan dari sel. Ada dua jenis sistem peredaran darah: sistem peredaran darah terbuka, dan sistem peredaran darah tertutup. Sistem peredaran darah merupakan bagian dari kinerja jantung dan jaringan pembuluh darah (sistem kardiovaskuler) dibentuk. Sistem ini menjamin kelangsungan hidup organisme, didukung oleh metabolisme setiap sel dalam tubuh dan mempertahankan sifat kimia dan fisiologis cairan tubuh. Pada aves dan mamalia terdapat dua macam perbedaan darah yaitu peredaran darah kecil dan peredaran darah besar. Peredaran darah kecil yaitu peredaran darah dari jantung, paru-paru, ke jantung, dan peredaran darah besar adalah peredaran darah dari jantung, tubuh, ke jantung.

Terima Kasih Atas kunjungan anda di halaman  Ragam Sistem Sirkulasi Peredaran Darah Hewan Vertebrata, Jangan lupa untuk Membookmars Halaman ini jika  Ragam Sistem Sirkulasi Peredaran Darah Hewan Vertebrata berguna untuk anda.

Leave a reply "Ragam Sistem Sirkulasi Peredaran Darah Hewan Vertebrata"

No related post!